Papua, PW 28 Juni 2025 – Prajurit Satuan Tugas Pamtas Mobile Yonif 733/Masariku kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan ekonomi masyarakat Papua melalui program “Borong Hasil Tani”.
Dalam kegiatan ini, para prajurit secara langsung membeli sayuran segar dari petani lokal di Kampung Mumugu, Distrik Sawa Erma.
Program yang telah berjalan secara konsisten ini merupakan bentuk nyata dukungan TNI terhadap kesejahteraan masyarakat Papua.
Prajurit Yonif 733/Masariku secara rutin membeli berbagai jenis sayuran seperti kangkung, bayam, tomat, cabai, dan hasil pertanian lainnya langsung dari tangan petani.
“Program ini sangat membantu kami. Tidak perlu jauh-jauh ke pasar, sayuran kami langsung dibeli oleh Bapak-Bapak TNI dengan harga yang pantas,” ujar Mama Yohana, salah satu petani sayur di kampung setempat.
“Kami tidak hanya menjaga keamanan perbatasan, tetapi juga ikut menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Dengan membeli hasil tani langsung dari petani, kami membantu meningkatkan pendapatan mereka sekaligus memenuhi kebutuhan konsumsi prajurit,” jelas Letkol Inf Julius Jongen Matakena selaku Komandan Satgas Yonif 733/Masariku.
Program borong hasil tani ini memberikan dampak signifikan bagi masyarakat Papua, antara lain: Peningkatan Pendapatan, Efisiensi Distribusi, Motivasi Bertani, Ketahanan Pangan.
Satgas Pamtas Mobile Yonif 733/Masariku berkomitmen untuk melanjutkan program ini secara berkelanjutan.
Selain itu, mereka juga memberikan bantuan teknis berupa penyuluhan pertanian dan pembagian bibit unggul untuk meningkatkan produktivitas petani lokal.
“Ini bukan program sesaat, tetapi komitmen jangka panjang kami untuk bersama-sama membangun Papua yang lebih maju dan sejahtera,” tambah Komandan Satgas.
Program borong hasil tani ini menjadi contoh nyata bagaimana TNI tidak hanya berperan sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang turut menggerakkan ekonomi kerakyatan di wilayah perbatasan Indonesia.@/red